Tag “Semakin di Depan”Ada di YZR M1

•Februari 5, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Motogp sudah memulai latihan pra-musimnya di sirkuit Sepang, dimana pada latihan ini rider Fiat Yamaha, Valentino Rossi, jadi yang tercepat. Namun bukan ini yang bikin orang—terutama orang indonesia—terkagum-kagum. Yang bikin kagum, yaitu adanya tag Yamaha Indonesia di YZR-M1-nya Rossi dan Lorenzo.

Lorenzo juga semakin di Depan

“Semakin di depan”, hooh, itu tag yang tertempel di buritan M1 serta wearpacknya Rossi dan Lorenzo. Hingar-bingar dan hiruk pikuk negosiasi oleh YMKI, terkait pemasangan tag ini sudah tercium beberapa bulan yang lalu. Namun yang tak disangka adalah posisi dari tag “semakin di depan” itu. Penempatan tag ini, bisa dibilang sungguh strategis. Yang di buritan, ukurannya sungguh besar—segede gambreng—pastinya bakalan terlihat sangat, kalo disorot sama kamera. Yang di wearpack apalagi, wong posisinya ada di lengan bagian luar. Bakalan jelas..las..las keliatan sama kamera, ckckck hebat-hebat.

Rossi Semakin di Depan

Ada bangganya, ada juga sedihnya. Beberapa orang menilai pemasangan tag iklan Yamaha Indonesia ini, telah memakan korban. Korbannya siapa lagi dan bukan, satu-satunya rider nasional kita yang berkiprah di ajang internasional, yakni Doni Tata. Doni Tata yang sempat dikabarkan akan melanjut ke ajang Moto2 setelah mundur dari World Supersport. Kini harus berpuas diri balapan di sekitaran kawasan Asia saja. Ini yang sekarang menjadi sebuah kontroversi, di balik pemasangan Tag Yamaha Indonesia. Jadi pilih mana, ngeliat tag Yamaha ada di YZR-M1 apa ngeliat rider Indonesia ada di arena balap Internasional?

MOTO2 Pengganti Gp250 (Part 1)

•Februari 5, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Hingar-bingar suara cempreng knalpot mesin 2-tak, tidak akan lagi terdengar. Kini kelas 250cc Motogp sudah berakhir. Moto2 resmi menggantikan kelas 250cc motogp, mulai musim 2010. Kelas moto2 merupakan kelas balap dengan basis mesin 600cc 4-tak. Pada mulanya di musim 2010 ini, gp 250 dan moto2 akan berjalan berdampingan. Dimana motor 250cc dan motor Moto2 akan diadu bersama, layaknya masa transisi Motogp dari kelas 500cc 2-tak menuju ke 990cc 4-tak. Namun hal ini tidak terjadi, yang ada justru kelas Moto2, sepenuhnya dibuka.

Kelas Moto2 sendiri merupakan kelas yang dibuka oleh Dorna sebagai sebuah respon terhadap menyeruaknya isu lingkungan. Dimana mesin moto2 dinilai lebih ramah terhadap lingkungan–karena 4-tak. Moto2 pun merupakan sebuah kelas yang di desain sebagai balapan ‘murah meriah.’ Demi menciptakan balapan motor yang murah, moto2 menggunakan konsep balapan, dengan penyuplai mesin tunggal. Yup, setelah memenangkan tender, Honda merupakan pemasok mesin tunggal di balapan moto2. Mesin yang dipasok sendiri merupakan, mesin honda CBR 600 ( PC40E ) yang sudah ‘dikorek.’ Jadi, tim-tim yang ikut serta dalam kompetisi moto2 hanya mengembangkan sasis prototip saja. Tim seperti Tech 3 dan juga Team Scott, mengembangkan dan meriset motornya sendiri. Sedangkan tim-tim lainnya, bergantung kepada pengembang luar. Ini menyebabkan beberapa rumah modifikasi dan pengembang sasis ternama terlibat dalam kompetisi moto2. Sebut saja moriwaki, FTR, Suter Racing Technology, TSR, berduyun-duyun memamerkan motor mereka.

Adapun pembalap-pembalap yang ikutserta dalam kompetisi moto2, merupakan pembalap-pembalap yang sebelumnya berada di kelas 250cc. Ditambah beberapa pembalap anyar, dan juga eks rider motogp seperti Toni Elias, Alex Deangelis, Niccolo Canepa dan lain-lain. Berikut merupakan entry list sementara kelas moto2 tahun 2010.

2; GABOR TALMACSI; HUNGARIAN
SPEED UP; FTR

4; STEFAN BRADL; GERMAN
VIESSMANN KIEFER RACING; SUTER

5; JOAN OLIVE ; SPANISH
JACK&JONES BY A.BANDERAS; PROMOHARRIS

6; ALEX DEBON; SPANISH
TEAM AEROPORT DE CASTELLO-AJO; FTR

7; AXEL PONS; SPANISH
PONS RACING; PONS KALEX

9; KENNY NOYES; USA;
JACK&JONES BY A.BANDERAS; PROMOHARRIS

10; FONSI NIETO; SPANISH
G22 HOLIDAYGYM; MORIWAKI

12; THOMAS LUTHI; SWISS
INTERWETTEN MORIWAKI RACING; MORIWAKI

14; RATTHAPARK WILAIROT;THAI
HONDA-SAG; SUTER

15; ALEX DE ANGELIS; SAN MARINO
SCOT RACING TEAM; SCOT

16; JULES CLUZEL; FRENCH
FORWARD RACING; SUTER

17; KAREL ABRAHAM; CZECH
CARDION AB MOTORACING; RSV

24; TONI ELIAS; SPANISH
GRESINI RACING MOTO2; MORIWAKI

25; ALEX BALDOLINI; ITALIAN
CARETTA TECHNOLOGY RACE DEPT; I.C.P.

29; ANDREA IANNONE; ITALIAN
SPEED UP; FTR

35; RAFFAELE DE ROSA; ITALIAN
TECH 3 RACING; TECH 3

37; FABRICIO PERREN; ARGENTINE
KINO RACING; BQR-MOTO2

39; ROBERTINO PIETRI; VENEZUELAN
ITALTRANS S.T.R.; SUTER

40; SERGIO GADEA; SPANISH
PONS RACING; PONS KALEX

41; ARNE TODE; GERMAN
RACING TEAM GERMANY; SUTER

44; ROBERTO ROLFO; ITALIAN
ITALTRANS S.T.R.; SUTER

45; SCOTT REDDING; BRITISH
MARC VDS RACING TEAM; SUTER

48; SHOYA TOMIZAWA; JAPANESE
TECHNOMAG-CIP; SUTER

52; LUKAS PESEK; CZECH
MATTEONI C.P. RACING; MORIWAKI

53; VALENTIN DEBISE; FRENCH
WTR SAN MARINO TEAM; ADV

55; HECTOR FAUBEL; SPANISH
HONDA-SAG; SUTER

56; VLADIMIR LEONOV; RUSSIAN
VECTOR KIEFER RACING; SUTER

59; NICCOLO CANEPA; ITALIAN
SCOT RACING TEAM; SCOT

60; JULIAN SIMON; SPANISH
MAPFRE ASPAR TEAM; RSV

61; VLADIMIR IVANOV; RUSSIAN
GRESINI RACING MOTO2; MORIWAKI

63; MIKE DI MEGLIO; FRENCH
MAPFRE ASPAR TEAM; RSV

71; CLAUDIO CORTI; ITALIAN
FORWARD RACING; SUTER

72; YUKI TAKAHASHI; JAPANESE
TECH 3 RACING; TECH 3

75; MATTIA PASINI; ITALIAN
JIR MOTO2; TSR

76; BERNAT MARTINEZ; SPANISH
BLUSENS BQR; BQR-MOTO2

77; DOMINIQUE AEGERTER; SWISS
TECHNOMAG-CIP; SUTER

88; YANNICK GUERRA; SPANISH
G22 HOLIDAYGYM; MORIWAKI

95; MASHEL AL NAIMI; QATAR
BLUSENS BQR; BQR-MOTO2

dari (http://www.motogp.com/en/news/2010/Moto2+provisional+entry+list+2010)

Moto2 Machinery:

Dari ajang CEV buckler

Honda BQR moto2 prototipe

Pons Racing

HONDA CBR 125R

•Februari 1, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Mungkin bentuk motor ini sudah tidak asing lagi bagi kalangan pemakai Minerva 200R. Tapi tunggu dulu, ini bukan minerva 200R, ini adalah Honda CBR 125R. Yup, ini merupakan produk bungsu dari keluarga CBR. CBR 125R merupakan motor sport kelas pemula, yang diperkenalkan oleh Honda guna mengisi kelas 125 cc. CBR 125R mulai diperkenalkan oleh Honda, pada tahun 2004. Motor ini diproduksi di Thailand, bersamaan dengan kakaknya, yaitu Honda CBR 150R. Oh iya, Honda CBR 125 hanya ditujukan untuk pasar di kawasan Eropa.

Bermodalkan mesin satu silinder SOHC 4-tak, sebesar 124,7 cc. Berpendingin air, dan mampu memuntahkan tenaga sebesar 13 bhp, yang di transfer melalui sistem transmisi 6-percepatan. Menjadikan CBR 125R, sebuah motor yang lincah. Namun, jangan terlalu berekspektasi lebih terhadap motor ini. Tenaga yang dikeluarkannya tidaklah terlalu berbeda dengan saudaranya dari thailand, yakni Honda Sonic. Dari tenaga dan torsi yang dihasilkan, bisa dikatakan 11-12, alias sama-sama saja. Yang membuatnya berbeda dengan sonic, ialah dalam hal sistem transmisinya dan juga penampilannya. So, rasa sonic bungkus minerva??

Jika kita melihat kesempatan motor ini diluncurkan di Indonesia, hampir pasti mustahil. Tetapi jika kita melihat bodi motor ini kemudian diadaptasi di CBR 150R buatan AHM atau AP Honda, ‘who knows?’ Karena, Honda CBR 125R ini telah mengalami beberapa kali face lift ala Honda, wkwkwkwk… Di bawah ada beberapa penampakan Honda CBR 125R dari beberapa tahun ke belakang.

Mirip CS1 lampunya?

Lho kok, spionnya di stang??

Warna korporat nih :P

Memory of Memoirs

•September 11, 2009 • 1 Komentar

Semua bermula sekitar lima tahun yang lalu, ketika itu semuanya masih abu-abu. Belum jelas apakah perasaan itu berarti, belum jelas apakah arti dari semua kebetulan yang telah terjadi itu. Ketika kau mengalaminya hampir berurutan untuk yang kedua kalinya, diriku tersadar ketika mengalami hal yang serupa untuk kedua kalinya. Mungkin ini akibat dinginnya diriku, melebihi dinginnya biang es yang tertanam di kutub utara. Mungkin juga karena diriku yang terlalu lihai dalam menyimpan rahasia, bukan hanya pada orang lain, bahkan pada hati nurani mu sendiri.

Menipu dirimu sendiri, padahal semua itu ada di hadapanmu, ada di depan hidungmu. Akankah diriku menyimpan semua data yang tak mungkin dioperasi di dalam sistem windows? Haha, komputer mungkin akan meledak dan berasap, Ketika kau mengetikan C: dir/love. Jyahaha, sedikit geli mengatakan hal itu, lagi-lagi kadang berpikir, itu adalah kata-kata yang tak pernah kau gunakan selama lima tahun yang lalu. Terselubung dengan sempurna, layaknya data intelijen CIA. Yang baru dilempar ke publik, beberapa tahun kemudian. Perumpamaan ini mungkin cocok untuk situasi yang dialami diriku saat ini.

Test and Drive ‘W***ng Pa**a’

•Juli 28, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Berawal dari acara lari pagi bersama bung Muadz, ritual lari pagi keliling lintasan sabuga dilaksanakan sebanyak empat pusingan. Yeah, hari itu adalah hari yang sangat cerah, sampai saking cerahnya, langit saat itu sama sekali tak berawan. Dehidrasi dan kelaparan segera melanda diri kami. Setelah beberapa saat spap cuap, dan searching gadis dara manis yang tak kunjung datang, kami akhirnya memutuskan untuk cap-cus.

Singkat cerita, kami memutuskan untuk mencari spot guna mengisi perut. Berhubung orkes keroncong di perut kami saat itu sudah mulai beraksi. Tempat yang disepakati untuk mengisi perut kami adalah w***ng p**ta. Restoran ini tepat terletak di seberang ITB. Konon katanya, restoran ini baru dibuka oleh sang empunya, yakni cheff Ragil? Tanpa ba….bi….bu…lagi kami akhirnya meluncur ke tps. Kesan yang didapat secara overall, nuansa restoran warung pasta ini sangat nyaman dan menenangkan. Sesuai dengan namanya ‘warung pasta,’ restoran ini menawarkan beragam menu pasta aseli italiano. Metode pemesanan berjalan unik, disana kami diharuskan untuk terlebih dahulu memilih bumbu pasta yang akan kami gunakan. Kemudian kami pun harus menentukkan ukuran menu yang akan disantap ( ada ukuran M, L ). Dan yang terakhir kami harus menentukan pasta yang akan kami gunakan, apakah itu fettucini, spaghetti, atau fuccilli dkk.

Bung Muadz memutuskan untuk memesan bumbu chucky flucky, dan saya memesan hmmm…lupa lagi namanya pokoknya ada mushroom2 nya gitu deh. Saya memesan bumbu mushroom itu, yang kemudian dikombinasikan dengan pasta jenis fettucini ( size L tentunya ) ^_^” Oh iya, ada satu hal lagi yang unik, warung pasta menjual minuman yang dapat di refill. Beberapa menit berselang, pesanan kami datang. Setelah dimakan, ummm….kok agak hambar yah? Yeah, fettucini saya kok hambar. Saus krim pasta dengan rasa yang datar-datar saja, ditambah jamur yang gak bisa beraliansi dengan saus krim tersebut. Pasta instant aja bisa lebih enak dari ini, ‘pikir saya.’ Jadi ingat sama makanan rumah sakit yang hambar, gak pake garem atau gula, boro-boro keju, ngarep. Karena udah terlanjur laper, hajar bleh ajah dicampur sama sambel. Rugi-rugi, ternyata benar kabar angin yang menyebar, w***ng p*sta emang pasta rasa warung. Dari sepuluh bintang saya kasih enam deh, dengan nilai plus di tempat dan refill drinknya. Oh iya, pajaknya 15%.

( ini merupakan penilaian pribadi, untuk lebih jelasnya coba sendiri )

NSR Kontet

•Mei 11, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Siapa sih yang enggak kenal sama Honda NSR. Yoi brur, NSR merupakan salah satu produk legendaris milik Honda, mau di balap ato di motor harian. Di balap sendiri NSR dikenal dengan tipe  500cc 2-tak-nya, dimana motor ini terkenal sangat ganas. Mic Doohan aja pernah dilempar ama ni motor, sampai absen beberapa bulan di Gp500. Bahkan, Rossi pun sempet dibuat bingung sama ni motor, sebelum akhirnya doi bisa menjinakannya. Lain lagi di harian, khususnya di Indonesia. NSR dikenal tipe yang 150cc 2-tak-nya, pokoknya dahsyat punya dah. Nah, gimana kalo NSR yg pada dasarnya punya image sangar, ternyata memiliki sisi keimut-imutan? Ya jadinya NSR 50 dong.

Motor dengan kapasitas mesin 49 cc 2-tak  ini, dapat memuntahkan tenaga sebesar 7,2 Hp pada kitiran 10.000 rpm. Dengan top speed yang mencapai 110 km/jam. Waw, lumayan tuh masih bisa diajak lari ngelawan motor bebek di Indonesia. Apalagi, motor ini dibekali sama sistem transmisi manual 6 percepatan. Motor ini pun sudah dilengkapi dengan sistem pendingin air. Jadi gak perlu khawatir sama yang namanya gejala over heat. Pengendara pun dipastiin bakalan tenang melibas tikungan. Soalnya NSR 50 ini udah dilengkapi sama suspensi model monoshock dibelakang dan model teleskopik di depan. Berat motor ini sendiri cuman mencapai 92 kg, lumayan berat sih, jika dibandingin sama ukurannya. Bayangin aja, panjang motor ini cuman 1.580 mm, lebar cuman 589 mm, tinggi pun hanya 935 mm. Pegel- pegel dah.

Karena tenaga dan ukuran yang imut. Motor ini emang ditujukan buat pengenalan doang, bagi pembalap-pembalap pemula. So, bagi ade-ade yang mau jadi pembalap, sok atuh minta dibeliin sama babeh. Harganya cuman 2260 Euro kok. Hehehe, kalau dikurs-in sih sekitar 32 jutaan. Meding beli CBR ya brur.

TOP TWENTY BIKES MOST WANTED, BY ME ( Gone In Sixty Minutes )

•Maret 3, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Berandai-andai membuat sebuah hit list motor-motor curian. Ya semacam versi motornya film Gone in Sixty Second. Kalau saya yang punya duit, kira-kira motor apa yah yang bakalan jadi sasaran? Berikut hit listnya…….

20. BMW K1300S 2009 – Iceu

19. MV Agusta F4 1000 Tamburini 2006 — Neneng

18. Honda VTR SP2 1000 Pgm-Fi 2004 — Enuy

17. Ducati 750 Imola 1972 — Imin

16. Bimota DB5 2006 — Mimin

15. Honda RCB 1000 1976 – Icah

14. Honda CB 550 Four 1977 — Eulis

13. Yamaha RDLC 500V4 — Iteung

12. BMW S1000RR 2009 — Ojah

11. Ducati Sport 1000S 2005 — Itarmini

10. Honda RC 51 2002 — Iyem

9. Ducati Demosedici RR — Rukmini

8. Honda CBR 1000R FireBlade 2006 — Suningsih

7. Yamaha YZF R1 2008 — Tarsiyem

6. Honda CBR 600RR 2009 — Jumarsih

5. Honda MD 250 2008 — Parmiyem

4. Derbi GPR 125 2009 — Jurningsih

3. Honda CBR 1000R FireBlade 2009 – Ningsih

2. Yamaha YZF R46 2005 – Ijah

1. Honda CS-1 2009??

CS numero Uno?? 4 sale

Gossip : Honda Sport 125cc?!

•Maret 2, 2009 • & Komentar

Di tahun 2009 ini, AHM merupakan ATPM yang paling giat meluncurkan produknya. Secara berurutan AHM mengeluarkan Honda Blade 110 yang kemudian disusul dengan Honda Absolute Revo. Ya, kesemuanya memang merupakan motor bebek. Bagaimana dengan motor batangan atau motor sport? Berdasarkan informasi yang diperoleh di Tabloid M+, AHM tahun ini–entah kapan–akan meluncurkan motor sport berbasis mesin 125cc. Masih menurut tabloid tersebut, mesin 125cc yang digunakan akan beasal dari mesin CS-1. Hal ini tentunya memberikan suatu pertanyaan dan beberapa spekulasi. Apakah benar?

Yang paling x-treem, AHM akan mengadopsi Honda CBR 125 milik eropa untuk kemudian di naturalisasikan. Namun tentunya dengan spek yang disesuaikan dengan kondisi alam dan jalan Indonesia. Spek down ini dimungkinkan dengan melihat fakta akan spek CS-1 dan Sonic yang berbeda dalam hal kompresi.  Honda CBR 125 eropa memiliki basis mesin yang sama dengan CS-1 dan juga Nova Sonic. Mesin tegak 125 cc liquid cool, lima transmisi.  Namun hal tersebut sedikit banyak dirasa mustahil. Mengingat gaya pemasaran AHM yang masih dirasa ortodoks dan kolot. AHM tidak akan menelurkan motor yang tidak diedarkan di Thailand. Karena hingga saat ini AHM masih berkiblat kepada AP Honda Thailand. Meskipun CS-1 dan Sonic berbeda, namun tidak begitu kentara. CS-1 dan Sonic hanya berbeda cassing saja–versi faceliftnya Sonic. Persentase munculnya Honda CBR 125, hanya mencapai 40%.

Spekulasi yang kedua ialah, AHM  mengadopsi Honda CBF 125 atau Honda Stunner. Ini sedikit lebih realistis, mengingat spek motor tersebut yang cocok sekali dengan kebiasaan AHM. Tingkat prestisius yang dijunjung tinggi, teknologi nomor 2. Honda CBF 125, merupakan motor Sport 125 cc berpendingin udara dengan transmisi 5 percepatan. Sama halnya dengan Honda CBR 125, motor ini pun meluncur di Eropa. Desain CBF125 sangat futuristis dan dinamis, dengan garis yang tegas. Hanya saja motor ini tidak dilengkapi dengan double disks brake.

Motor apapun yang keluar, yang jelas AHM akan memiliki line up produk yang mengisi motor sport kelas medium 125cc. Dimana pada kelas ini bertebaran line up produk motor lainnya seperti, Bajaj XCD -DTSi dan Suzuki Thunder 125. Entah sampai kapan AHM akan mengubah tradisinya dalam merilis motor? Mungkin, hingga Honda sudah tidak laku.

Honda CBR 125 2008

Honda CBR 125 2008

Honda CBF 125

Honda CBF 125

DONI TATA

•Juli 18, 2008 • 1 Komentar

Go!!! Doni Tata, Go!!!!

Victory 4 Doni

Boleh dibilang ini merupakan sebuah kabar yang sangat baik bagi bangsa Indonesia, terutama bagi penggemar aksi kebut-kebutan roda dua. Yup memang apa yang kalian pikirkan gak salah, salah satu pembalap muda Indonesia yang punya nama Doni Tata lagi Go-Internasional. Doni Tata turun Full Season di Moto GP kelas 250cc bersama dengan tim Yamaha Pertamina Indonesia ( YPI ). Di sini Doni menggunakan motor Yamaha TZ250 produksi tahun 2008. Bangga dong sebagai bangsa Indonesia, ada ridernya yang turun di World GP!

Tapi sebaiknya kita jangan terlalu menuntut hal-hal yang berlebihan kepada Doni Tata, seperti misalnya langsung bisa naik podium atau bahkan juara dunia. Bisa dibilang, Doni Tata itu pembalap yang masih sangat hijau. Pemuda berumur 17 tahun ini bakalan bertanding melawan pembalap-pembalap top eropa dan Jepang yang cukup yahud dan sarat akan pengalaman baik di GP eropa ataupun di All Japan Championship. Sedangkan Doni hanya berlatar belakang juara Motorprix indonesia, Yamaha Asean Cup Race dan juga AJC posisi terbaik kelima. Prestasi yang dimiliki Doni memang tidak sebaik prestasi yang dimiliki pembalap lainnya di kelas 250cc, tapi jangan minder toh nantinya Doni bakalan berkembang dan berkembang. Toh dia masih berumur 17 tahun.

Doni Tata sendiri merupakan orang Asia Tenggara ketiga yang tampil di kancah World GP kelas 250cc ( kalo gak salah ). Yang pertama sih orang Malaysia yakni Syahroll Yuhzi, yang kedua Rhatapark Willairot orang Thailand dan yang ketiga, pastinya Doni Tata.

Prestasi pembalap harus didukung ama motor yang mumpuni. Ini juga faktor lain yang harus diperhatiin berkaitan dengan prestasi si Doni. Motor yang dipakai oleh Doni, yakni TZ250cc udah lumayan ketinggalan jaman. Motor ini terakhir dipake ama si Yuhzi sekitar tahun 2003. Taun 2004 masih ada yang make sih, tapi dari tim yang biasa-biasa aja, kalo gak salah sih tim Yamaha Kurz. Pengembangan terbaik Yamaha TZ250 ada di motornya Oliver Jacque dan Shinya Nakano, OJ jadi juara dunia pake TZ250. Dan motor warisan OJ akhirnya dipake ama Syahrol Yuhzi, sekarang mah entah kemana? Mungkin diloak? Motor yang dipake Doni hanya menggunakan input setting dari motornya si Syahrol Yuhzi ini ditambah beberapa spare parts baru yang juga dipake ama tim-tim pabrikkan lain ( Aprilia, KTM, ama Honda ).

Sebagai informasi aja, motor Doni Tata punya power standar sekitar 95dk. Sedangkan motor tim satelitnya Aprilia aja sekitar 105dk, tim utamanya lebih edun lagi, power yang dimiliki mencapai 115dk. Gimana gak tengsin. Tim Honda, terutama motornya si Rattaphark juga mencapai power sekitar 115dk. Tapi menurut Kino Kontreras ( manajer tim YPI yang pernah mengantarkan Thomas Luthi juara dunia GP125 ) motornya Doni udah dikorek sedemikian rupa. Selama enam minggu pengkorekan, kini motor Doni udah mencapai power yang setara ama tim satelitnya Aprilia, yakni 105dk. Berarti tinggal perlu 10dk lagi buat mengejar ketertinggalannya ama tim Top dari pabrikkan Aprilia.

Motor udah dibahas, berarti tinggal ridernya nih yang belum. Menurut pengamatan penulis, Doni itu seorang pembalap yang tergolong suka maen aman dan kurang berani ambil resiko, kaya late braking ataupun manuver-manuver berani lainnya. Masalah ini pernah dikeluhin ama manajer Tim YPI Kino Kontreras, kata doi, Doni itu tipikal orang yang seneng ngebejek rem ditikungan. Otomatis Doni bakalan melambat setiap mau masuk tikungan dan juga bakalan telat dalam membuka gas saat mau keluar dari tikungan. Kebiasaan Doni ini bakalan menambah catatan waktunya dan menurunkan performanya dalam melahap sirkuit-sirkuit. Perlahan tapi pasti kebiasaan Doni ini bisa diatasi, dengan meningkatkan kemampuannya dalam melakukan rolling speed di tikungan. Namun ada juga sisi baiknya dari sifat yang dimiliki Doni—yang suka maen aman—yakni tentunya Doni gak bakalan kemakan ama yang namanya nafsu.

Doni Tata masih hijau dan masih banyak belajar, moga-moga aja kemampuannya dapat lebih berkembang. Manajeman resiko dan nafsu diperlukan oleh Doni Tata. Tapi yang paling utama sih Doni butuh tandem atawa rival di timnya sendiri, sehingga entarnya Doni bakalan terpacu untuk berbuat lebih baik lagi.

Semoga program yang dilakukan oleh Yamaha ini berkepanjangan dan berkelanjutan. Jangan cuman mau bikin sejarah doang, tapi juga cetak prestasi dong. Nah, buat pabrikkan lainnya, kaya Honda, atawa Suzuki, mana usahanya? Ayo dong maju.

MASKED RIDER The NEXT

•Juli 18, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

The Next - by Youfan

The Next - by Youfan

KAMEN RIDER THE NEXT


Review Movie

Kamen Rider the next, atau Masked Rider The Next, merupakan sebuah re-make serial film klasik Kamen Rider Ichigo-nigo plus V3. Kamen Rider ( KR ) The next juga merupakan sekuel dari Film layar lebar sebelumnya, yaitu KR The First. Film ini menceritakan kelanjutan dari film sebelumnya, dimana Takeshi Hongo yang merupakan Kamen rider ichigo, kembali melanjutkan kehidupan sehari-harinya sebagai manusia biasa. Meskipun tubuh Takeshi Hongo bukan lagi seutuhnya manusia, melainkan manusia buatan organisasi rahasia shocker. Dalam menjalani kehidupan sehari-harinya, Takeshi lebih memilih untuk berprofesi sebagai guru di sebuah sekolah menengah atas yang terkenal brutal. Namun, ternyata perseteruannya dengan organisasi rahasia Shocker tidak berakhir begitu saja. Takeshi, bersama siswinya yang bernama Kikuma terlibat sebuah kasus yang melibatkan Shocker. Tanpa sengaja juga Kikuma telah melihat Takeshi yang sedang berubah menjadi Kamen Rider. Mereka berdua pun sepakat untuk bekerjasama untuk menyelidiki kasus yang menimpa sahabat Kikuma.

Kikuma sedang mencari sahabat lamanya ( Chiharu ), yang telah menjadi idol. Karena Ia merasakan bahwa Chiharu yang sekarang bukanlah Chiharu yang sesungguhnya. Penyelidikan Takeshi dan Kikuma membawa mereka lebih jauh terlibat dengan rencana Shocker untuk merubah dunia, yang tentunya merupakan kondisi yang sangat berbahaya. Namun Takeshi Hongo, sang Kamen Rider ichigo, berjanji untuk selalu melindungi Siswinya. Hal tersebut ditunjukkan dengan adegan kocak, ketika Takeshi Hongo menolong Kikuma dari lelaki hidung belang. Dengan santainya Ia menahan mobil para lelaki hidung belang tersebut dan kemudian mematahkan ban motor yang digunakan oleh salah satu kelompok lelaki hidung belang tersebut. Setelah ban tersebut ia patahkan, dengan polosnya ia mengembalikan ban sepeda motor tersebut n_n”.

Singkat cerita, di satu adegan, Kamen Rider Ichigo terdesak, karena dikepung oleh shocker rider ( pasukan Kamen rider Shocker ) plus dihajar oleh V3. Eng-ing-eng, secara tiba-tiba datanglah Kamen Rider Ni-go, untuk membantu ichigo melarikan diri. Ni-go adalah Ichimonji Hayato, KR kedua buatan Shocker yang juga ikut membelot. Beda dengan ichigo yang telah memeliki kendali penuh akan tubuh cyborgnya, ni-go justru kebalikannya. Ichimonji Hayato masih membutuhkan proses cuci darah, ato ganti oli mungkin? Sehingga setelah membelot selama ini, Hayato tentu saja tidak melakukan proses tersebut, yang pastinya membuat dirinya pesakitan. KR V3 sendiri berbeda dengan ichigo dan nigo, ia tidak mengalami proses operasi, tetapi ia mengalami proses perubahan menjadi manusia cyborg melalui teknologi nano. V3 sejatinya ialah seorang pemilik perusahaan IT terkenal di Jepang, yang bernama Kazami Shiro, dimana ia telah berhasil melewati seleksi virus Nano-teknologi dan berubah menjadi manusia buatan Shocker. Setelah berbagai macam dilema, terkait dengan Adiknya ( Chiharu ), Kazami Shiro kemudian berubah pikiran. Ia kemudian mengikuti jejak sempai Rider sebelumnya untuk menghentikan dan melenyapkan usaha Shocker dalam menguasai dunia. Yah, daripada kebanyakan bloopers, mendingan kalian tonton saja filmnya sendiri melalui DVD bajakan yang dapat dibeli di kota kembang ( bandung ).

Kisah klasik yang di-remake ulang ini, benar-benar memberikan sesuatu yang fresh dan yang tentunya lebih dewasa. Alur ceritanya benar-benar berbeda dengan serial tv terdahulunya ( yang kelihatan agak sedikit konyol ), keterkaitan antara tokoh yang satu dengan yang lainnya pun berbeda. Di serial terdahulunya, Kazami Shiro merupakan murid balap dari Takeshi Hongo dan Ichimonji Hayato. Kazami Shiro kehilangan keluarganya yang dibantai oleh Shocker, kemudian menuntut balas dengan memasuki markas Shocker, nyatanya doi malah sekarat, hingga akhirnya ditolong oleh kedua kamen rider. V3 di dalam serial tv, mendapatkan kekuatannya dari kedua kamen rider. Dalam kedua versi movienya, baik monster dan kamen rider, benar-benar menggunakan konsep topeng seperti judulnya. Adegan pertarungan pun dibuat sedemikian indah dan fantastis, lompatan dan hantaman yang dilancarkan oleh setiap tokoh terlihat lebih realistis. Hampir di kedua movienya, selalu menampilkan adegan pertarungan diatas sepedamotor. Nah ngomong-ngomong soal kamen rider, pasti juga bakalan ngomongin motor. Kesan remake juga tentu dapat dilihat dari motor yang digunakan oleh kedua rider. Cyclone punya Ichigo, Shin Cyclone punya Nigo, dan Hurricane punya V3 sama-sama menggunakan basis motor Honda. Untuk Cyclone, ni motor menggunakan basis Honda CBR1000RR, Shin Cyclone menggunakan basis Honda CB1300, nah untuk Hurricane 68 gak begitu tau, tapi yang jelas sih tu motor produk motardnya Honda, tapi gak tau namanya apa? Ngomong-ngomong, mana riderman ama Tachibana Tobei ya??

Overall, nih film cukup keren. Apalagi bagi para penggemar Kamen Rider, yang pengin nostalgia tapi agak serius. Dari lima bintang, 68, kasih tiga jempol?? Tinggal nunggu remakenya Kamen rider X.