Memory of Memoirs

•September 11, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Semua bermula sekitar lima tahun yang lalu, ketika itu semuanya masih abu-abu. Belum jelas apakah perasaan itu berarti, belum jelas apakah arti dari semua kebetulan yang telah terjadi itu. Ketika kau mengalaminya hampir berurutan untuk yang kedua kalinya, diriku tersadar ketika mengalami hal yang serupa untuk kedua kalinya. Mungkin ini akibat dinginnya diriku, melebihi dinginnya biang es yang tertanam di kutub utara. Mungkin juga karena diriku yang terlalu lihai dalam menyimpan rahasia, bukan hanya pada orang lain, bahkan pada hati nurani mu sendiri.

Menipu dirimu sendiri, padahal semua itu ada di hadapanmu, ada di depan hidungmu. Akankah diriku menyimpan semua data yang tak mungkin dioperasi di dalam sistem windows? Haha, komputer mungkin akan meledak dan berasap, Ketika kau mengetikan C: dir/love. Jyahaha, sedikit geli mengatakan hal itu, lagi-lagi kadang berpikir, itu adalah kata-kata yang tak pernah kau gunakan selama lima tahun yang lalu. Terselubung dengan sempurna, layaknya data intelijen CIA. Yang baru dilempar ke publik, beberapa tahun kemudian. Perumpamaan ini mungkin cocok untuk situasi yang dialami diriku saat ini.

Test and Drive ‘W***ng Pa**a’

•Juli 28, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Berawal dari acara lari pagi bersama bung Muadz, ritual lari pagi keliling lintasan sabuga dilaksanakan sebanyak empat pusingan. Yeah, hari itu adalah hari yang sangat cerah, sampai saking cerahnya, langit saat itu sama sekali tak berawan. Dehidrasi dan kelaparan segera melanda diri kami. Setelah beberapa saat spap cuap, dan searching gadis dara manis yang tak kunjung datang, kami akhirnya memutuskan untuk cap-cus.

Singkat cerita, kami memutuskan untuk mencari spot guna mengisi perut. Berhubung orkes keroncong di perut kami saat itu sudah mulai beraksi. Tempat yang disepakati untuk mengisi perut kami adalah w***ng p**ta. Restoran ini tepat terletak di seberang ITB. Konon katanya, restoran ini baru dibuka oleh sang empunya, yakni cheff Ragil? Tanpa ba….bi….bu…lagi kami akhirnya meluncur ke tps. Kesan yang didapat secara overall, nuansa restoran warung pasta ini sangat nyaman dan menenangkan. Sesuai dengan namanya ‘warung pasta,’ restoran ini menawarkan beragam menu pasta aseli italiano. Metode pemesanan berjalan unik, disana kami diharuskan untuk terlebih dahulu memilih bumbu pasta yang akan kami gunakan. Kemudian kami pun harus menentukkan ukuran menu yang akan disantap ( ada ukuran M, L ). Dan yang terakhir kami harus menentukan pasta yang akan kami gunakan, apakah itu fettucini, spaghetti, atau fuccilli dkk.

Bung Muadz memutuskan untuk memesan bumbu chucky flucky, dan saya memesan hmmm…lupa lagi namanya pokoknya ada mushroom2 nya gitu deh. Saya memesan bumbu mushroom itu, yang kemudian dikombinasikan dengan pasta jenis fettucini ( size L tentunya ) ^_^” Oh iya, ada satu hal lagi yang unik, warung pasta menjual minuman yang dapat di refill. Beberapa menit berselang, pesanan kami datang. Setelah dimakan, ummm….kok agak hambar yah? Yeah, fettucini saya kok hambar. Saus krim pasta dengan rasa yang datar-datar saja, ditambah jamur yang gak bisa beraliansi dengan saus krim tersebut. Pasta instant aja bisa lebih enak dari ini, ‘pikir saya.’ Jadi ingat sama makanan rumah sakit yang hambar, gak pake garem atau gula, boro-boro keju, ngarep. Karena udah terlanjur laper, hajar bleh ajah dicampur sama sambel. Rugi-rugi, ternyata benar kabar angin yang menyebar, w***ng p*sta emang pasta rasa warung. Dari sepuluh bintang saya kasih enam deh, dengan nilai plus di tempat dan refill drinknya. Oh iya, pajaknya 15%.

( ini merupakan penilaian pribadi, untuk lebih jelasnya coba sendiri )

NSR Kontet

•Mei 11, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Siapa sih yang enggak kenal sama Honda NSR. Yoi brur, NSR merupakan salah satu produk legendaris milik Honda, mau di balap ato di motor harian. Di balap sendiri NSR dikenal dengan tipe  500cc 2-tak-nya, dimana motor ini terkenal sangat ganas. Mic Doohan aja pernah dilempar ama ni motor, sampai absen beberapa bulan di Gp500. Bahkan, Rossi pun sempet dibuat bingung sama ni motor, sebelum akhirnya doi bisa menjinakannya. Lain lagi di harian, khususnya di Indonesia. NSR dikenal tipe yang 150cc 2-tak-nya, pokoknya dahsyat punya dah. Nah, gimana kalo NSR yg pada dasarnya punya image sangar, ternyata memiliki sisi keimut-imutan? Ya jadinya NSR 50 dong.

Motor dengan kapasitas mesin 49 cc 2-tak  ini, dapat memuntahkan tenaga sebesar 7,2 Hp pada kitiran 10.000 rpm. Dengan top speed yang mencapai 110 km/jam. Waw, lumayan tuh masih bisa diajak lari ngelawan motor bebek di Indonesia. Apalagi, motor ini dibekali sama sistem transmisi manual 6 percepatan. Motor ini pun sudah dilengkapi dengan sistem pendingin air. Jadi gak perlu khawatir sama yang namanya gejala over heat. Pengendara pun dipastiin bakalan tenang melibas tikungan. Soalnya NSR 50 ini udah dilengkapi sama suspensi model monoshock dibelakang dan model teleskopik di depan. Berat motor ini sendiri cuman mencapai 92 kg, lumayan berat sih, jika dibandingin sama ukurannya. Bayangin aja, panjang motor ini cuman 1.580 mm, lebar cuman 589 mm, tinggi pun hanya 935 mm. Pegel- pegel dah.

Karena tenaga dan ukuran yang imut. Motor ini emang ditujukan buat pengenalan doang, bagi pembalap-pembalap pemula. So, bagi ade-ade yang mau jadi pembalap, sok atuh minta dibeliin sama babeh. Harganya cuman 2260 Euro kok. Hehehe, kalau dikurs-in sih sekitar 32 jutaan. Meding beli CBR ya brur.

TOP TWENTY BIKES MOST WANTED, BY ME ( Gone In Sixty Minutes )

•Maret 3, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Berandai-andai membuat sebuah hit list motor-motor curian. Ya semacam versi motornya film Gone in Sixty Second. Kalau saya yang punya duit, kira-kira motor apa yah yang bakalan jadi sasaran? Berikut hit listnya…….

20. BMW K1300S 2009 — Iceu

19. MV Agusta F4 1000 Tamburini 2006 — Neneng

18. Honda VTR SP2 1000 Pgm-Fi 2004 — Enuy

17. Ducati 750 Imola 1972 — Imin

16. Bimota DB5 2006 — Mimin

15. Honda RCB 1000 1976 — Icah

14. Honda CB 550 Four 1977 — Eulis

13. Yamaha RDLC 500V4 — Iteung

12. BMW S1000RR 2009 — Ojah

11. Ducati Sport 1000S 2005 — Itarmini

10. Honda RC 51 2002 — Iyem

9. Ducati Demosedici RR — Rukmini

8. Honda CBR 1000R FireBlade 2006 — Suningsih

7. Yamaha YZF R1 2008 — Tarsiyem

6. Honda CBR 600RR 2009 — Jumarsih

5. Honda MD 250 2008 — Parmiyem

4. Derbi GPR 125 2009 — Jurningsih

3. Honda CBR 1000R FireBlade 2009 — Ningsih

2. Yamaha YZF R46 2005 — Ijah

1. Honda CS-1 2009??

Gossip : Honda Sport 125cc?!

•Maret 2, 2009 • 3 Tanggapan

Di tahun 2009 ini, AHM merupakan ATPM yang paling giat meluncurkan produknya. Secara berurutan AHM mengeluarkan Honda Blade 110 yang kemudian disusul dengan Honda Absolute Revo. Ya, kesemuanya memang merupakan motor bebek. Bagaimana dengan motor batangan atau motor sport? Berdasarkan informasi yang diperoleh di Tabloid M+, AHM tahun ini–entah kapan–akan meluncurkan motor sport berbasis mesin 125cc. Masih menurut tabloid tersebut, mesin 125cc yang digunakan akan beasal dari mesin CS-1. Hal ini tentunya memberikan suatu pertanyaan dan beberapa spekulasi. Apakah benar?

Yang paling x-treem, AHM akan mengadopsi Honda CBR 125 milik eropa untuk kemudian di naturalisasikan. Namun tentunya dengan spek yang disesuaikan dengan kondisi alam dan jalan Indonesia. Spek down ini dimungkinkan dengan melihat fakta akan spek CS-1 dan Sonic yang berbeda dalam hal kompresi.  Honda CBR 125 eropa memiliki basis mesin yang sama dengan CS-1 dan juga Nova Sonic. Mesin tegak 125 cc liquid cool, lima transmisi.  Namun hal tersebut sedikit banyak dirasa mustahil. Mengingat gaya pemasaran AHM yang masih dirasa ortodoks dan kolot. AHM tidak akan menelurkan motor yang tidak diedarkan di Thailand. Karena hingga saat ini AHM masih berkiblat kepada AP Honda Thailand. Meskipun CS-1 dan Sonic berbeda, namun tidak begitu kentara. CS-1 dan Sonic hanya berbeda cassing saja–versi faceliftnya Sonic. Persentase munculnya Honda CBR 125, hanya mencapai 40%.

Spekulasi yang kedua ialah, AHM  mengadopsi Honda CBF 125 atau Honda Stunner. Ini sedikit lebih realistis, mengingat spek motor tersebut yang cocok sekali dengan kebiasaan AHM. Tingkat prestisius yang dijunjung tinggi, teknologi nomor 2. Honda CBF 125, merupakan motor Sport 125 cc berpendingin udara dengan transmisi 5 percepatan. Sama halnya dengan Honda CBR 125, motor ini pun meluncur di Eropa. Desain CBF125 sangat futuristis dan dinamis, dengan garis yang tegas. Hanya saja motor ini tidak dilengkapi dengan double disks brake.

Motor apapun yang keluar, yang jelas AHM akan memiliki line up produk yang mengisi motor sport kelas medium 125cc. Dimana pada kelas ini bertebaran line up produk motor lainnya seperti, Bajaj XCD -DTSi dan Suzuki Thunder 125. Entah sampai kapan AHM akan mengubah tradisinya dalam merilis motor? Mungkin, hingga Honda sudah tidak laku.

Honda CBR 125 2008

Honda CBR 125 2008

Honda CBF 125

Honda CBF 125

DONI TATA

•Juli 18, 2008 • 1 Tanggapan

GO!!!!!

GO!!!!!

Go!!! Doni Tata, Go!!!!

 

 

  B

oleh dibilang ini merupakan sebuah kabar yang sangat baik bagi bangsa Indonesia, terutama bagi penggemar aksi kebut-kebutan roda dua. Yup memang apa yang kalian pikirkan gak salah, salah satu pembalap muda Indonesia yang punya nama Doni Tata lagi Go-Internasional. Doni Tata turun Full Season di Moto GP kelas 250cc bersama dengan tim Yamaha Pertamina Indonesia ( YPI ). Di sini Doni menggunakan motor Yamaha TZ250 produksi tahun 2008. Bangga dong sebagai bangsa Indonesia, ada ridernya yang turun di World GP!

Tapi sebaiknya kita jangan terlalu menuntut hal-hal yang berlebihan kepada Doni Tata, seperti misalnya langsung bisa naik podium atau bahkan juara dunia. Bisa dibilang, Doni Tata itu pembalap yang masih sangat hijau. Pemuda berumur 17 tahun ini bakalan bertanding melawan pembalap-pembalap top eropa dan Jepang yang cukup yahud dan sarat akan pengalaman baik di GP eropa ataupun di All Japan Championship. Sedangkan Doni hanya berlatar belakang juara Motorprix indonesia, Yamaha Asean Cup Race dan juga AJC posisi terbaik kelima. Prestasi yang dimiliki Doni memang tidak sebaik prestasi yang dimiliki pembalap lainnya di kelas 250cc, tapi jangan minder toh nantinya Doni bakalan berkembang dan berkembang. Toh dia masih berumur 17 tahun.

Doni Tata sendiri merupakan orang Asia Tenggara ketiga yang tampil di kancah World GP kelas 250cc ( kalo gak salah ). Yang pertama sih orang Malaysia yakni Syahroll Yuhzi, yang kedua Rhatapark Willairot orang Thailand dan yang ketiga, pastinya Doni Tata.

Prestasi pembalap harus didukung ama motor yang mumpuni. Ini juga faktor lain yang harus diperhatiin berkaitan dengan prestasi si Doni. Motor yang dipakai oleh Doni, yakni TZ250cc udah lumayan ketinggalan jaman. Motor ini terakhir dipake ama si Yuhzi sekitar tahun 2003. Taun 2004 masih ada yang make sih, tapi dari tim yang biasa-biasa aja, kalo gak salah sih tim Yamaha Kurz. Pengembangan terbaik Yamaha TZ250 ada di motornya Oliver Jacque dan Shinya Nakano, OJ jadi juara dunia pake TZ250. Dan motor warisan OJ akhirnya dipake ama Syahrol Yuhzi, sekarang mah entah kemana? Mungkin diloak? Motor yang dipake Doni hanya menggunakan input setting dari motornya si Syahrol Yuhzi ini ditambah beberapa spare parts baru yang juga dipake ama tim-tim pabrikkan lain ( Aprilia, KTM, ama Honda ).

Sebagai informasi aja, motor Doni Tata punya power standar sekitar 95dk. Sedangkan motor tim satelitnya Aprilia aja sekitar 105dk, tim utamanya lebih edun lagi, power yang dimiliki mencapai 115dk. Gimana gak tengsin. Tim Honda, terutama motornya si Rattaphark juga mencapai power sekitar 115dk. Tapi menurut Kino Kontreras ( manajer tim YPI yang pernah mengantarkan Thomas Luthi juara dunia GP125 ) motornya Doni udah dikorek sedemikian rupa. Selama enam minggu pengkorekan, kini motor Doni udah mencapai power yang setara ama tim satelitnya Aprilia, yakni 105dk. Berarti tinggal perlu 10dk lagi buat mengejar ketertinggalannya ama tim Top dari pabrikkan Aprilia.

Motor udah dibahas, berarti tinggal ridernya nih yang belum. Menurut pengamatan penulis, Doni itu seorang pembalap yang tergolong suka maen aman dan kurang berani ambil resiko, kaya late braking ataupun manuver-manuver berani lainnya. Masalah ini pernah dikeluhin ama manajer Tim YPI Kino Kontreras, kata doi, Doni itu tipikal orang yang seneng ngebejek rem ditikungan. Otomatis Doni bakalan melambat setiap mau masuk tikungan dan juga bakalan telat dalam membuka gas saat mau keluar dari tikungan. Kebiasaan Doni ini bakalan menambah catatan waktunya dan menurunkan performanya dalam melahap sirkuit-sirkuit. Perlahan tapi pasti kebiasaan Doni ini bisa diatasi, dengan meningkatkan kemampuannya dalam melakukan rolling speed di tikungan. Namun ada juga sisi baiknya dari sifat yang dimiliki Doni—yang suka maen aman—yakni tentunya Doni gak bakalan kemakan ama yang namanya nafsu.

Doni Tata masih hijau dan masih banyak belajar, moga-moga aja kemampuannya dapat lebih berkembang. Manajeman resiko dan nafsu diperlukan oleh Doni Tata. Tapi yang paling utama sih Doni butuh tandem atawa rival di timnya sendiri, sehingga entarnya Doni bakalan terpacu untuk berbuat lebih baik lagi.

Semoga program yang dilakukan oleh Yamaha ini berkepanjangan dan berkelanjutan. Jangan cuman mau bikin sejarah doang, tapi juga cetak prestasi dong. Nah, buat pabrikkan lainnya, kaya Honda, atawa Suzuki, mana usahanya? Ayo dong maju.

MASKED RIDER The NEXT

•Juli 18, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

The Next - by Youfan

The Next - by Youfan

KAMEN RIDER THE NEXT

 

 

Review Movie

 

Kamen Rider the next, atau Masked Rider The Next, merupakan sebuah re-make serial film klasik Kamen Rider Ichigo-nigo plus V3. Kamen Rider ( KR ) The next juga merupakan sekuel dari Film layar lebar sebelumnya, yaitu KR The First. Film ini menceritakan kelanjutan dari film sebelumnya, dimana Takeshi Hongo yang merupakan Kamen rider ichigo, kembali melanjutkan kehidupan sehari-harinya sebagai manusia biasa. Meskipun tubuh Takeshi Hongo bukan lagi seutuhnya manusia, melainkan manusia buatan organisasi rahasia shocker. Dalam menjalani kehidupan sehari-harinya, Takeshi lebih memilih untuk berprofesi sebagai guru di sebuah sekolah menengah atas yang terkenal brutal. Namun, ternyata perseteruannya dengan organisasi rahasia Shocker tidak berakhir begitu saja. Takeshi, bersama siswinya yang bernama Kikuma terlibat sebuah kasus yang melibatkan Shocker. Tanpa sengaja juga Kikuma telah melihat Takeshi yang sedang berubah menjadi Kamen Rider. Mereka berdua pun sepakat untuk bekerjasama untuk menyelidiki kasus yang menimpa sahabat Kikuma.

Kikuma sedang mencari sahabat lamanya ( Chiharu ), yang telah menjadi idol. Karena Ia merasakan bahwa Chiharu yang sekarang bukanlah Chiharu yang sesungguhnya. Penyelidikan Takeshi dan Kikuma membawa mereka lebih jauh terlibat dengan rencana Shocker untuk merubah dunia, yang tentunya merupakan kondisi yang sangat berbahaya. Namun Takeshi Hongo, sang Kamen Rider ichigo, berjanji untuk selalu melindungi Siswinya. Hal tersebut ditunjukkan dengan adegan kocak, ketika Takeshi Hongo menolong Kikuma dari lelaki hidung belang. Dengan santainya Ia menahan mobil para lelaki hidung belang tersebut dan kemudian mematahkan ban motor yang digunakan oleh salah satu kelompok lelaki hidung belang tersebut. Setelah ban tersebut ia patahkan, dengan polosnya ia mengembalikan ban sepeda motor tersebut n_n”.

Singkat cerita, di satu adegan, Kamen Rider Ichigo terdesak, karena dikepung oleh shocker rider ( pasukan Kamen rider Shocker ) plus dihajar oleh V3. Eng-ing-eng, secara tiba-tiba datanglah Kamen Rider Ni-go, untuk membantu ichigo melarikan diri. Ni-go adalah Ichimonji Hayato, KR kedua buatan Shocker yang juga ikut membelot. Beda dengan ichigo yang telah memeliki kendali penuh akan tubuh cyborgnya, ni-go justru kebalikannya. Ichimonji Hayato masih membutuhkan proses cuci darah, ato ganti oli mungkin? Sehingga setelah membelot selama ini, Hayato tentu saja tidak melakukan proses tersebut, yang pastinya membuat dirinya pesakitan. KR V3 sendiri berbeda dengan ichigo dan nigo, ia tidak mengalami proses operasi, tetapi ia mengalami proses perubahan menjadi manusia cyborg melalui teknologi nano. V3 sejatinya ialah seorang pemilik perusahaan IT terkenal di Jepang, yang bernama Kazami Shiro, dimana ia telah berhasil melewati seleksi virus Nano-teknologi dan berubah menjadi manusia buatan Shocker. Setelah berbagai macam dilema, terkait dengan Adiknya ( Chiharu ), Kazami Shiro kemudian berubah pikiran. Ia kemudian mengikuti jejak sempai Rider sebelumnya untuk menghentikan dan melenyapkan usaha Shocker dalam menguasai dunia. Yah, daripada kebanyakan bloopers, mendingan kalian tonton saja filmnya sendiri melalui DVD bajakan yang dapat dibeli di kota kembang ( bandung ).

Kisah klasik yang di-remake ulang ini, benar-benar memberikan sesuatu yang fresh dan yang tentunya lebih dewasa. Alur ceritanya benar-benar berbeda dengan serial tv terdahulunya ( yang kelihatan agak sedikit konyol ), keterkaitan antara tokoh yang satu dengan yang lainnya pun berbeda. Di serial terdahulunya, Kazami Shiro merupakan murid balap dari Takeshi Hongo dan Ichimonji Hayato. Kazami Shiro kehilangan keluarganya yang dibantai oleh Shocker, kemudian menuntut balas dengan memasuki markas Shocker, nyatanya doi malah sekarat, hingga akhirnya ditolong oleh kedua kamen rider. V3 di dalam serial tv, mendapatkan kekuatannya dari kedua kamen rider. Dalam kedua versi movienya, baik monster dan kamen rider, benar-benar menggunakan konsep topeng seperti judulnya. Adegan pertarungan pun dibuat sedemikian indah dan fantastis, lompatan dan hantaman yang dilancarkan oleh setiap tokoh terlihat lebih realistis. Hampir di kedua movienya, selalu menampilkan adegan pertarungan diatas sepedamotor. Nah ngomong-ngomong soal kamen rider, pasti juga bakalan ngomongin motor. Kesan remake juga tentu dapat dilihat dari motor yang digunakan oleh kedua rider. Cyclone punya Ichigo, Shin Cyclone punya Nigo, dan Hurricane punya V3 sama-sama menggunakan basis motor Honda. Untuk Cyclone, ni motor menggunakan basis Honda CBR1000RR, Shin Cyclone menggunakan basis Honda CB1300, nah untuk Hurricane 68 gak begitu tau, tapi yang jelas sih tu motor produk motardnya Honda, tapi gak tau namanya apa? Ngomong-ngomong, mana riderman ama Tachibana Tobei ya??

Overall, nih film cukup keren. Apalagi bagi para penggemar Kamen Rider, yang pengin nostalgia tapi agak serius. Dari lima bintang, 68, kasih tiga jempol?? Tinggal nunggu remakenya Kamen rider X.

PERANG MOTOR BATANGAN

•Juni 23, 2008 • 1 Tanggapan

Pria, identik dengan yang namanya motorsport. Motorsport identik dengan yang dinamakan Pria. Adanya pergeseran minat pasar, terutama peralihan minat pasar kearah motor yang lebih sporty dan macho, telah kembali memacu penjualan motor batangan. Diprakarsai terlebih dahulu oleh Yamaha, yang mengeluarkan produk motorsport-nya, yakni V-ixion. ATPM lain tidak mau kalah, mereka berlomba-lomba mengeluarkan motor dengan segmentasi mereka masing-masing—lain kata sih, nggak ada yang mau terlibat head to head, masih main aman. Yamaha dengan produk kebanggaannya Vixion, Kawasaki dengan Ninja 250R, Honda gosipnya dengan Unicorn atawa Honda Hunk ( dua-duanya produk India ), yang dingin-dingin aja sih Suzuki?!

Yamaha Vixion merupakan motor sport andalan Yamaha, dengan basis mesin 150cc SOHC empat valve, berpendingin air, bahan bakar sudah menggunakan sistem injeksi. Motorsport ini cukup murah, jika dibandingkan dengan saingannya. Yang tiada lain dan bukan CBR 150R—kan udah dibilangin dari awal, nggak ada yang berani duel langsung, jadi ngambil pembandingnya dari ATPM negara lain. Vixie, OTRnya aja 18jt sedangkan CBR paling murah OTRnya 31jt, di Thailand sendiri harga CBR sekitar 19.000 bath, atawa kalo dirupiahin mah, gak beda jauh ama harga vixie di Indonesia. Namun jika dilihat dari segi estetis dan kekerenan, vixie kalah jauh ama CBR. Seharusnya YMKI benar-benar mempertimbangkan saudara Vixie yang berasal dari India, untuk diproduksi di sini. Yup, vixie punya sodara yang bener-bener gress dan sporty, namanya Yamaha YZF- R15, atau sebut aja R15. Dari mulai tangki sampai ke buritan sama persis dengan punya vixie, perbedaan dapat dilihat mulai dari tangki hingga ke arah depan. R15 mengadopsi bodi full fairing, dengan model dan tipe yang nyaris mirip dengan R6. Dengan lampu depan yang serupa tapi tak sama dengan Honda Vario. Pokoke ni motor dahsyat banget, penulis yakin jika motor ini keluar di Indonesia, CBR 150 R bakalan terseret habis. Kalo penasaran ama bentuk dan wujud dari Yamaha YZF-R15, ini buka aja yamahanya India, dijamin bakalan tergiur.

Nah, pertengahan Mei ini, Kawasaki resmi merilis tiga motor barunya. Salah satu diantaranya adalah Kawak 250R. Kawak 250R ini merupakan motor dengan cc terbesar yang pernah dibuat di Indonesia, selain Suzuki Thunder 250. Konfigurasi mesin in-line dua silinder, menjadikannya sebagai motor tereksklusif di Indonesia. Saking eksklusifnya, harga motor ini melangit, OTR-nya dijual dengan harga Rp. 43.000.000 lebih. Yah bener-bener eksklusif, bagi orang-orang yang eksklusif pula. Belum lagi rasio BBM-nya 1:17, yup satu liternya hanya mampu menjalankan motor tersebut sejarak 17 km? He…..?? Minumnya pun bukan premium ataupun pertamax, tapi pertamax plus. Tapi disini selain berbagai ke-‘eksklusifannya’, kawasaki menggebrak, menggebrak kapasitas dan eklusifitas motor sebagai sarana transportasi yang dinilai sebagai milik kalangan menengah ke bawah saja. Ya, dengan kata lain, ini merupakan motor bagi orang kaya. Di bandung sendiri, penulis baru satu kali melihatnya berkeliaran di jalan, kawak 250R ini dimensinya aseli kaya moge. Penulis ngeliat yang warna hitam, kayanya, setiap pembelian ni motor, bakalan dikasih jaket, helm, penutup jok belakang ama dudukan plat nomor.

Honda sendiri, dirasa kurang begitu antusias dalam menciptakan sebuah perubahan dan inovasi. Mungkin pabrikkan ini sudah banyak mendapatkan keuntungan dari penjualan produk motor batangannya, seperti Honda Tiger dan Megapro. Kasarnya sih, perusahaan ini kipas-kipas duit, sementara pabrikkan lain melakukan berbagai inovasi dan gebrakan. Terlihat dari produk-produk yang motor batangan yang dari tahun ke tahun, minim perubahan atau inovasi. Tiger, dari tahun ke tahun mengalami perubahan yang minim, main stripping, main lampu belakang. Baru dua tahun yang lalu, si tiger ini mengalami face lift, itupun banyak yang gak suka. Bodi bongsor kaki krempeng, mesin tradisional. Itu merupakan gambaran kasar dari Tiger Revo ( subjektif ) dari penulis, udah keren pake pelek palang lima, eh jadi ompong palang tiga. Megapro pun sebelas duabelas, face lift bodi, stripping dan warna. Sekarang gosipnya megapro mau dipensiunkan, dan diganti dengan penerus yang baru. Ada beberapa skenario rumor tentang motor ini, yang jelas ni motor bakalan mengusung basis mesin 150cc. Pertama, digosipkan ni motor bakalan mengusung bodinya CBR 125 tapi dengan mesin yang masih SOHC dan minus radiator. Atau menggunakan bodi yang sama persis dengan honda hunk-nya india. Atau menggunakan bodi honda unicorn, yang juga lagi-lagi berasal dari Honda india. Wah latah ngeliat Bajaj Pulsar yang lebih laku, nih? Penulis sih berharap Skenario yang pertama, yang jadi nyata.