Pria, identik dengan yang namanya motorsport. Motorsport identik dengan yang dinamakan Pria. Adanya pergeseran minat pasar, terutama peralihan minat pasar kearah motor yang lebih sporty dan macho, telah kembali memacu penjualan motor batangan. Diprakarsai terlebih dahulu oleh Yamaha, yang mengeluarkan produk motorsport-nya, yakni V-ixion. ATPM lain tidak mau kalah, mereka berlomba-lomba mengeluarkan motor dengan segmentasi mereka masing-masing—lain kata sih, nggak ada yang mau terlibat head to head, masih main aman. Yamaha dengan produk kebanggaannya Vixion, Kawasaki dengan Ninja 250R, Honda gosipnya dengan Unicorn atawa Honda Hunk ( dua-duanya produk India ), yang dingin-dingin aja sih Suzuki?!
Yamaha Vixion merupakan motor sport andalan Yamaha, dengan basis mesin 150cc SOHC empat valve, berpendingin air, bahan bakar sudah menggunakan sistem injeksi. Motorsport ini cukup murah, jika dibandingkan dengan saingannya. Yang tiada lain dan bukan CBR 150R—kan udah dibilangin dari awal, nggak ada yang berani duel langsung, jadi ngambil pembandingnya dari ATPM negara lain. Vixie, OTRnya aja 18jt sedangkan CBR paling murah OTRnya 31jt, di Thailand sendiri harga CBR sekitar 19.000 bath, atawa kalo dirupiahin mah, gak beda jauh ama harga vixie di Indonesia. Namun jika dilihat dari segi estetis dan kekerenan, vixie kalah jauh ama CBR. Seharusnya YMKI benar-benar mempertimbangkan saudara Vixie yang berasal dari India, untuk diproduksi di sini. Yup, vixie punya sodara yang bener-bener gress dan sporty, namanya Yamaha YZF- R15, atau sebut aja R15. Dari mulai tangki sampai ke buritan sama persis dengan punya vixie, perbedaan dapat dilihat mulai dari tangki hingga ke arah depan. R15 mengadopsi bodi full fairing, dengan model dan tipe yang nyaris mirip dengan R6. Dengan lampu depan yang serupa tapi tak sama dengan Honda Vario. Pokoke ni motor dahsyat banget, penulis yakin jika motor ini keluar di Indonesia, CBR 150 R bakalan terseret habis. Kalo penasaran ama bentuk dan wujud dari Yamaha YZF-R15, ini buka aja yamahanya India, dijamin bakalan tergiur.
Nah, pertengahan Mei ini, Kawasaki resmi merilis tiga motor barunya. Salah satu diantaranya adalah Kawak 250R. Kawak 250R ini merupakan motor dengan cc terbesar yang pernah dibuat di Indonesia, selain Suzuki Thunder 250. Konfigurasi mesin in-line dua silinder, menjadikannya sebagai motor tereksklusif di Indonesia. Saking eksklusifnya, harga motor ini melangit, OTR-nya dijual dengan harga Rp. 43.000.000 lebih. Yah bener-bener eksklusif, bagi orang-orang yang eksklusif pula. Belum lagi rasio BBM-nya 1:17, yup satu liternya hanya mampu menjalankan motor tersebut sejarak 17 km? He…..?? Minumnya pun bukan premium ataupun pertamax, tapi pertamax plus. Tapi disini selain berbagai ke-‘eksklusifannya’, kawasaki menggebrak, menggebrak kapasitas dan eklusifitas motor sebagai sarana transportasi yang dinilai sebagai milik kalangan menengah ke bawah saja. Ya, dengan kata lain, ini merupakan motor bagi orang kaya. Di bandung sendiri, penulis baru satu kali melihatnya berkeliaran di jalan, kawak 250R ini dimensinya aseli kaya moge. Penulis ngeliat yang warna hitam, kayanya, setiap pembelian ni motor, bakalan dikasih jaket, helm, penutup jok belakang ama dudukan plat nomor.
Honda sendiri, dirasa kurang begitu antusias dalam menciptakan sebuah perubahan dan inovasi. Mungkin pabrikkan ini sudah banyak mendapatkan keuntungan dari penjualan produk motor batangannya, seperti Honda Tiger dan Megapro. Kasarnya sih, perusahaan ini kipas-kipas duit, sementara pabrikkan lain melakukan berbagai inovasi dan gebrakan. Terlihat dari produk-produk yang motor batangan yang dari tahun ke tahun, minim perubahan atau inovasi. Tiger, dari tahun ke tahun mengalami perubahan yang minim, main stripping, main lampu belakang. Baru dua tahun yang lalu, si tiger ini mengalami face lift, itupun banyak yang gak suka. Bodi bongsor kaki krempeng, mesin tradisional. Itu merupakan gambaran kasar dari Tiger Revo ( subjektif ) dari penulis, udah keren pake pelek palang lima, eh jadi ompong palang tiga. Megapro pun sebelas duabelas, face lift bodi, stripping dan warna. Sekarang gosipnya megapro mau dipensiunkan, dan diganti dengan penerus yang baru. Ada beberapa skenario rumor tentang motor ini, yang jelas ni motor bakalan mengusung basis mesin 150cc. Pertama, digosipkan ni motor bakalan mengusung bodinya CBR 125 tapi dengan mesin yang masih SOHC dan minus radiator. Atau menggunakan bodi yang sama persis dengan honda hunk-nya india. Atau menggunakan bodi honda unicorn, yang juga lagi-lagi berasal dari Honda india. Wah latah ngeliat Bajaj Pulsar yang lebih laku, nih? Penulis sih berharap Skenario yang pertama, yang jadi nyata.
"Mereka Berkata"